Tampilkan postingan dengan label Pencegahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pencegahan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 September 2015

SOSIALISASI P4GN DI RW 9 JANTI KEL. BANDUNGREJOSARI KEC. SUKUN KOTA MALANG


Rabu, 12 Agustus 2015

BNN Kota Malang menyadari bahwa upaya P4GN akan lebih cepat terlaksana dengan adanya peran serta dari seluruh masyarakat khususnya di Kota Malang. Partisipasi masyarakat ini diakamodir dan dibina oleh Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat di BNN Kota Malang. Seperti pada Hari Rabu, 12 Agustus 2015 kemarin, Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Malang mengadakan Sosialisasi di Lingkungan Masyarakat khususnya di daerah Janti, Kelurahan Bandungrejosari Kota Malang.
Kegiatan yang bertempat di Balai RW 9 Janti Kelurahan Bandungrejosari Kecamatan Sukun ini dihadiri oleh 41 (empat puluh satu) orang. Peserta kegiatan ini merupakan perwakilan warga RT di RW 9 dan perwakilan dari RW 6 dan 8 di Kelurahan tersebut. Sosialisasi yang berlangsung selama 2 jam ini, fokus terhadapat transfer pengetahuan tentang narkoba dan program-program pemerintah dalam P4GN yang harus masyarakat ketahui. 
Acara pada malam itu dimulai dengan pembukaan dan sambutan dari Bp. Sugeng selaku Ketua RW 9. Dalam sambutannya, Bp. Sugeng menyatakan bahwa beliau dan jajarannya siap mendukung upaya P4GN di lingkungannya dan siap untuk bekerjasama dengan BNN Kota Malang apabila ada informasi penyalahgunaan narkoba di sekitarnya. Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi umum tentang narkoba oleh Bp. Widhi Hariadi dari Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Malang. Beliau juga menegaskan bahwa banyak para penyalahguna yang tidak tahu akan bahaya penyalahgunaan narkoba, baik untuk dirinya sendiri, keluarga maupun lingkungan masyarakat. 
Untuk lebih menegaskan tentang kebijakan P4GN oleh pemerintah baik dari aspek hukum maupun kebijakan tentang rehabilitasi para penyalahguna, acara dilanjutkan dengan paparan kedua dan tanya jawab dengan peserta kegiatan. Sesi yang dibawakan oleh RM. Achjadi, SH dari Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Malang ini menitik beratkan perihal aplikasi P4GN di lapangan dan peran serta masyarakat yang bisa dilakukan untuk mendukung dan melaksanakan program-program pemerintah tersebut. Sesi ini juga sebagai acara terakhir dari rangkaian acara pada malam tersebut. Sebagai penutup, RM. Achjadi menyampaikan kepada seluruh peserta kegiatan bahwa BNN Kota Malang siap menjadi pelayan masyarakat dan siap menjaga Kota Malang sebagai Kota Pendidikan yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Dalam rangka pengenalan kegiatan pengenalan kehidupan perguruan tinggi (PKPT) mahasiswa baru Tahun 2015, Universitas Negeri Malang menggandeng BNN Kota Malang untuk memberikan penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba
Dalam rangka pengenalan kegiatan pengenalan kehidupan perguruan tinggi (PKPT) mahasiswa baru Tahun 2015, Universitas Negeri Malang menggandeng BNN Kota Malang pada tanggal 11 Agustus 2015 untuk memberikan penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba. Kegiatan diikutisebanyak 6.823 mahasiswa baru Universitas Negeri Malang. Kegiatan yang berlangsung selama 1 jam mulai pukul 07.45 – 08.45 WIB bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan narkoba kepada para mahasiswa baru yang akan menempuh study di Universitas Negeri Malang agar tidak terjerumus terhadap penyalahgunaan narkoba ditengah maraknya peredaran gelap narkoba. Dalam pemaparan materi yang diberikan oleh Penyuluh BNNKota Malang, RM. Achjadi, SH menegaskan bahwa para mahasiswa merupakan generasi penerus bangsa jangan sampai merusak masa depan hanya karena narkoba. Sekali mencoba sulit untuk keluar dari jeratan narkoba. 
Dalam kesempatan kegiatan tersebut, dihadiri oleh SH. Dr. Syamsul Hadi, M.Pd, M.Ed Wakil Rekor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Malang selaku tuan rumah yang mewakili Rektor Universitas Negeri Malang, Komandan Korem 083 Baladhika Jaya, Kolonel Fajar Setiawan yang didampingi oleh Komandan Kodim 0833 Kota Malang, Letkol Aria Yudha Setiawan dan Komandan Koramil Kecamatan Lowokwaru, Kapten Wartoyo serta Kanit Laka Polresta Malang Kota Ipda Endix, SH yang memberikan materi tentang safety riding. 
Kegiatan tersebut berlangsung dengan kemeriahan para peserta yang antusias dengan pemaparan materi dari Komandan Korem 083 Baladhika Jaya, BNN Kota Malang, dan Polresta Malang. Kegiatan ini sangatlah bermanfaat bagi mahasiswa baru dalam mengenal kehidupan Perguruan Tinggi dan membekali para mahasiswa agar menjadi generasi yang sehat dan produktif serta pembentukan karakter mahasiswa yang berwawasan kebangsaan.

BNN Kota Malang, Sadari Bahaya Narkoba lewat Seminar TFT

BNN Kota Malang sebagai instansi vertikal Badan Narkotika Nasional memiliki beberapa tugas, salah satunya adalah melaksanakan koordinasi dan kerja sama P4GN dengan instansi pemerintah terkait dan komponen masyarakat dalam wilayah Kota Malang.
Untuk melaksanakan tugas tersebut, BNN Kota Malang telah bekerjasama dengan beberapa instansi pemerintah dan organisasi masyarakat, salah satunya dengan Komunitas Unity 133.
Pada tanggal 6 Agustus 2015, BNN Kota Malang menghadiri dan membuka kegiatan Training For Trainers (TFT) yang diselenggarakan oleh Unity 133 dengan tema “Sadari Bahaya Narkoba” yang diikuti oleh sekitar 75 orang mahasiswa dan pelajar di wilayah Malang Raya.
Kegiatan tersebut diadakan dengan tujuan untuk mempersiapkan tenaga penyuluh narkoba, yang nantinya diharapkan dapat menyebarluaskan informasi mengenai bahaya narkoba.
Kegiatan yang juga dihadiri oleh Kasat Narkoba Polres Malang Kota tersebut, mendatangkan narasumber Benny dan Yerry Pattinasarany dari Ronny Pattinasarany Foundation.

SMKN 2 KOTA MALANG, AYOO HINDARI PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI SEKOLAH KITA.

Kegiatan sosialisasi ini di selenggarakan oleh pihak sekolah SMKN 2 Malang yang berada di jalan Veteran Kota Malang dengan pemateri dari pihak BNN yaitu Bapak Yusuf. Kegiatan ini dilakukan pada saat MOS dilaksanakan, acara berjalan dengan lancer serta para siswa menyambut dengan baik. Kegiatan semacam ini dilaksanakan rutin setiap tahunnya karena mengingat sekarang ini sudah banyak peredaran narkoba. Narkoba merupakan suatu hal yang dapat merusak moral bangsa saat fungsi dari narkoba disalahgunakan. Akan tetapi mengingat sekarang ini perekonomian bangsa melemah dan banyaknya pengangguran, maka banyak orang yang menyalahgunakan narkoba dengan cara diperdagangkan secara ilegal. Maka dari itu perlunya dilakukan pencegahan sejak dini, baik dilakukan melalui lingkungan keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat. Karena para siswa melakukan kegiatan tidak hanya pada satu tempat. Pihak sekolah juga tidak berkeinginan para peserta didiknya terkait penyalahgunaan narkoba.

MTS Nurul Huda Kota Malang, Cegah Sejak Dini Penayalhgunaan Narkoba pada generasi bangsa.

Kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh pihak sekolah MTs Nurul Huda pada saat MOS bertujuan agar para peserta didiknya mengetahui bagaimana pengaruh buruk narkoba. Dalam kegiatan sosialisasi ini materi dibawakan oleh pemateri dari pihak BNN yaitu Bapak Yusuf. Saat pemateri penyampaikan materi para peserta didik sangat antusias dalam mengikutinya walaupun keadaan dalam aula sedikit bising.
Dalam kegiatan ini pemateri menyampaikan mengenai macam-macam narkoba, dampak jika menyalahgunakan narkoba, sanksi-sanksi yang akan diterima saat menyalahgunakan narkoba. Ujar pihak sekolah pada pihak BNN, jika mereka selalu berusaha untuk menyelenggarakan acara ini setiap tahunnya. Mengingat bagaimana saat ini pengaruh narkoba masuk dalam berbagai kalangan. Serta pihak sekolah MTs N juga melakukan program pemisahan kelas antara kelas siswa putrid dan kelas siswa putrea. Hal ini juga bertujuan untuk meningkatkan prestasi para peserta didik.

Generasi SMP Sabilillah Berprestasi Tanpa Narkoba!!!

Penyuluhan sekolah bebas dari penyalahgunaan narkoba yang diselenggarakan oleh pihak sekolah merupakan kegiatan rutin pada masa orientasi sekolah tiap tahunnya dengan tujuan terbentuknya Generasi Berprestasi Tanpa Narkoba Hal tersebut disampaikan oleh narasumber dari BNN Kota Malang Bu Wiwik. Selain itu, beliau terus memberikan arahan dan materi kepada anak SMP Sabilillah agar tetap apa yang dicita-citakan dapat tercapai. Acara diselingi dengan yel-yel penyemangat SMP Sabilillah di pimpin oleh bu Wiwik. Dan memutarkan video Anti Narkoba yang didalamnya berisi tentang contoh perbandingan kehidupan antara anak berprestasi dan pemakai narkoba. Rangkaian acara tersebut dilanjutkan penyuluhan oleh tim sosialisasi dari BNN Kota Malang. Untuk mewujudkan anak - anak berprestasi tetap jadi pribadi yang kuat dan sehat serta produktif, seseorang tidak boleh coba-coba menyalahgunakan narkoba. Karena dampak dari penyalahgunaan narkoba dapat menyerang fisik, psikis maupun kehidupan sosial kita. Pemateri menyampaikan dampak dari penyalahgunaan narkoba dan lebih menekankan pada perspektif hukum. Sebagai penutup dari kegiatan ini, diadakan tanya jawab antara pihak BNN Kota Malang dengan seluruh peserta yang hadir.

Cegah Sejak Dini penyalahgunaan Narkoba di lingkungan SMPN 18 Kota Malang

Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan oleh pihak sekolah, tujuannya adalah untuk pembentukan karakter dan membekali siswa-siswi baru SMPN 18 Malang agar mengetahui bahaya serta dampak dari penyalahgunaan narkoba. Narasumber dari sosialisasi ini disampaikan oleh Ibu Afida. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan mengenai defisini narkoba hingga bahaya yang ditimbulkan. Narkoba memiliki dampak yang buruk dan sudah pasti merusak masa depan. Selain itu, narasumber juga mengajak siswa-siswi untuk menghafal 5 tips penting dalam menjauhi narkoba.
Sosialisasi yang diberikan narasumber ini mendapatkan respon yang baik dari para siswa-siswi. Mereka sangat antusias dan memberikan umpan balik berupa pertanyaan-pertanyaan mengenai narkoba.
SMPN 10 Kota Malang
Generasi Sehat Generasi Bebas Narkoba Kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak sekolah merupakan kegiatan pada waktu yang sudah dijanjikan antara pihak BNN dan SMP 10 Malang. Pada hari rabu, kegiatan pertama adalah pemutaran video tentang pengenalan awal mula sejarah BNN, kemudaian disampaikan materi tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba, yang disampaikan oleh Mba Dila. Materi pertama yang diberikan tentang pengenalan apa itu narkoba dan penggolongannya. Setelah itu Mba dila juga menjelaskan tentang beberapa jenis-jenis Narkoba dan efeknya, selain jenis-jenis Narkoba juga menjelaskan akibat dari penyalahgunaan narkoba dan dampak yang terjadi pada tubuh manusia jika memakai narkoba.. Kemudian diakhir sesi, diberikan sesi tanya jawab, tetapi siswa-siswi SMP N 10 tidak ada yang ingin bertanya. Lalu diputarkan video lagi tentang bahayanya narkoba, cara untuk menolak tawaran narkoba

CIPTAKAN LINGKUNGAN DAN GENERASI BEBAS PENYALAHGUNAAN NARKOBA KEPADA PESERTA DIDIK BARU SMPN 21

Kegiatan sosialisasi ini dilakukan di SMP N 21 malang , sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk pembekalan siswa-siswi yang sedang mengikuti acara (MOS) masa orientasi siswa. Acara sosialisasi ini disampaikan langsung oleh pemateri Bapak pristiwanto perwakilan langsung dari BNN kota malang. Dalam acara ini beliau terus memberikan motivasi kepada siswa-siswi yang sedang mengikuti acara tersebut dengan semangat beliau menjelaskan dampak dari pengguna narkoba, selain itu beliau juga memperkenalkan jenis-jenis narkoba dan bahan yang digunakannya. agar tidak mendekati maupun terhindar dari penyalahgunaan Narkoba , karena Narkoba mempengaruhi saraf otak kita, kesadran kita juga akan terganggu kita akan mearasa sakit. kita harus menjadi pribadi yang baik agar apa yang dicita-citakan dapat tercapai. Beliau juga menjelaskan tentang tips-tips agar kita terhindar dari pengguna narkoba selain itu dampak dari pengguna juga dijelaskan beserta gambar sehingga siswa yang mengikuti acara sangat gampang untuk menerima materi , siswa-siswi sangat semangat menerima materi dari BNN , banyak sekali pertanyaan yang mengeneai dengan narkoba. siswa serta yel-yel penyemangat oleh semua peserta kegiatan. menekankan bahwa untuk menjadi generasi penerus bangsa yang unggul dan punya daya saing, seseorang harus menjadi pribadi yang sehat dan produktif. Dan kedua hal tersebut adalah satu kesatuan yang tidak dapat berjalan sendiri-sendiri agar mendapatkan hasil yang maksimal. Dan untuk tetap sehat dan produktif, seseorang tidak boleh coba-coba menyalahgunakan narkoba. karena dampak dari penyalahgunaan narkoba dapat menyerang fisik, psikis maupun kehidupan sosial kita

Penyuluhan sekolah bebas dari penyalahgunaan narkoba yang diselenggarakan oleh pihak sekolah merupakan kegiatan rutin pada masa orientasi sekolah tiap tahunnya dengan tujuan terbentuknya SMK Nasional Kota Malang yang strong & healthy tanpa narkoba. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Sekolah, Bp. Drs. Ignatius Budiyana, Mpd., dalam sambutannya dalam acara ini. Selain itu, beliau terus memberikan arahan kepada anak didiknya agar tetap strong & healthy tanpa narkobaagar apa yang dicita-citakan dapat tercapai. Beliau berkata kegiatan seperti ini secara rutin terus dilakukan dalam mengisi agenda kegiatan MOS dan kegiatan positif lainnya. Acara diselingi dengan yel-yel penyemangat ciri khas SMK Nasional Kota Malang “JOSS” (Jujur, Optimis, Semangat, Sukses) oleh semua peserta kegiatan. Rangkaian acara tersebut dilanjutkan penyuluhan oleh tim sosialisasi dari BNN Kota Malang. Senada dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Sekolah, Drs. H. Raden Mas Achjadi, SH. yang dalam kesempatan ini ditugaskan untuk mengisi sosialisasi tersebut menekankan bahwa untuk mewujudkan SMK Nasional Kota Malang siap untuk tetap jadi pribadi yang kuat dan sehat serta produktif, seseorang tidak boleh coba-coba menyalahgunakan narkoba. Karena dampak dari penyalahgunaan narkoba dapat menyerang fisik, psikis maupun kehidupan sosial kita. Pemateri menyampaikan dampak dari penyalahgunaan narkoba dan lebih menekankan pada perspektif hukum. Sebagai penutup dari kegiatan ini, diadakan tanya jawab antara pihak BNN Kota Malang dengan seluruh peserta yang hadir.

Masa Orientasi Siswa SMA Negeri 9 Kota Malang, Undang BNN Kota Malang untuk Sosialisasikan bahaya dan dampak penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan sosialiasi ini diadakan oleh SMAN 09 Malang dalam rangka Masa Orientasi Siswa (MOS) pada siswa siswi baru. Sosialisasi disampaikan oleh narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang yaitu Ibu Afida. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar yang saat ini sedang dalam kondisi rawan. Narkoba juga dapat merusak masa depan setiap orang yang menggunakannya. Selain itu, Ibu Fida juga menyampaikan jenis-jenis dan penggolongan narkoba disertai dengan contoh-contohnya secara jelas. Kegiatan ini penting untuk siswa-siswi baru dengan tujuan untuk membekali mereka agar mereka tidak mudah terjerumus dengan narkoba. Selain penyampaian materi, narasumber juga memberikan video animasi tentang narkoba, tujuannya tak lain adalah untuk menarik siswa-siswi baru SMAN 09 Malang.

Sosialisasikan dampak Bahaya Narkoba kepada peserta didik SMK Telkom Malang.

Kegiatan penyuluhan mengenai bahaya dan dampak penyalahgunaan narkoba ini diselenggarakan oleh SMK Telkom Kota Malang dengan mengundang pihak BNN (Badan Narkotika Nasional) sebagai pemateri, kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan MOS (Masa Orientasi Siswa) dengan total peserta sebanyak 398 orang, yang keseluruhannya terdiri dari siswa-siswi kelas 10 SMK Telkom Malang yang sedang mengikuti kegiatan MOS (Masa Orientasi Siswa).
Pristiwanto S. Kom. sebagai pemateri menyampaikan secara terperinci penjelasan mengenai apa itu narkoba, kegunaan, serta bahaya-bahayanya jika disalahgunakan. Dalam acara yang berdurasi selama 1 jam ini, Pristiwanto S.Kom. juga menyampaikan jenis-jenis narkoba, efek-efek yang ditimbulkan baik secara fisik dan psikis, dan juga tak lupa memaparkan tips-tips serta cara menghindarkan diri dari bahaya penyalahgunaan narkoba agar siswa-siswi SMK telkom dapat menjadi manusia yang produktif dan berguna bagi masyarakat.
Dalam acara tersebut, ditekankan pentingnya mencegah dan mewaspadai bahaya penyalahgunaan narkoba, karena semakin hari semakin banyak modus yang dipakai oleh pengedar narkoba, misalnya saja pengedaran narkotika jenis ganja melalui kue brownis, kemudian ada juga permen heroin dan masih banyak lagi modus-modus lain yang perlu diwaspadai.
Untuk itu, Pistiwanto S. Kom. sebagai pemateri menyampaikan nasihat dan pesan pada siswa-siswi agar senantiasa mengjindarkan diri dari keterlibatan penyalahgunaan narkoba. Di akhir acara, pemateri melakukan penutupan acara sosialisasi tersebut sekaligus meminta seluruh siswa-siswi untuk mengucapkan ikrar secara bersama-sama sambil saling memegang pundak teman di depannya sebagai bentuk upaya untuk bersama-sama menolak dan memerangi penyalahgunaan narkoba.

Penyuluhan bahaya dan dampak penyalahgunaan narkoba di SMK Kartika IV-1 Kota Malang.

penyuluhan mengenai bahaya dan dampak penyalahgunaan narkoba ini diselenggarakan oleh SMK Kartika IV-1 Kota Malang dengan mengundang pihak BNN (Badan Narkotika Nasional) sebagai pemateri, kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan MOS (Masa Orientasi Siswa) dengan total peserta sebanyak 280 orang, terdiri dari sekitar 100 orang siswa-siswi kelas 10 dan 180 orang siswa kepas 11 dan 12. Ibu Farah Adriani sebagai pemateri menyampaikan secara detail penjelasan mengenai apa itu narkoba, kegunaan, serta bahaya-bahayanya jika disalahgunakan. Dalam acara yang berdurasi selama 1 jam ini, Ibu Farah Adriani juga menyampaikan jenis-jenis narkoba, efek-efek yang ditimbulkan secara fisik dan psikis, dan juga tak lupa memaparkan tips-tips serta cara menghindarkan diri dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
Di sela-sela penyampaian materi, siswa-siswi SMK IV-1 juga diputarkan film animasi mengenai dampak berbahaya dari penyalahgunaan narkoba. Tujuan diputarkannya film animasi tersebut adalah agar siswa-siswi dapat lebih memahami ilustrasi yang mudah dipahami, bahwa penyalah gunaan narkoba dapat sangat merugikan diri dan masa depan para siswa sebagai generasi penerus bangsa.
Sehingga dengan materi dan pemutaran film tersebut diharapkan akan membuat siswa-siswi senantiasa waspada dengan bahaya dan dampak penyalahgunaan narkoba yang bisa berakibat sangat buruk bagi siswa-siswi tersebut.
Setelah pemutaran film animasi, tak lupa Ibu Farah Adriani menyampaikan pesan, nasihat dan juga mengarahkan tindakan yang harus dilakukan para siswa jika menemukan orang yang terlibat penyalahgunaan narkoba, selain itu Ibu Farah juga mengajak siswa mengucapkan yel-yel agar siswa lebih bersemangat dan memiliki niat yang kuat untuk menghindarkan diri dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Terakhir, acara ditutup kembali dengan mengucapkan yel-yel dan juga ikrar/janji yang diucapkan secara bersama-sama agar siswa-siswi memiliki komitmen dan berjanji untuk menolak dan menjaga dirinya dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Pihak sekolah pun menyambut baik adanya sosialisasi penyalahgunaan narkoba, bahkan mengusahakan adanya program yang berkeberlanjutan untuk menangkal penyalahgunaan narkoba. Salah satunya adalah dengan mengusahakan kerja sama lanjutan dengan BNN kota Malang untuk melakukan tes urin bagi siswa-siswi SMK Kartika IV-1 Kota Malang.



SMPN 20 Kota Malang, undang BNN Kota Malang untuk sosialisasikan bahaya dan dampak penyalahgunaan narkoba.

pihak SMPN 20 Malang mengundang BNN Kota Malang untuk memberikan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Sebelum penyuluhan dimulai, para siswa dan siswi menyanyikan lagu mars SMP 20, mars adiwiyata dan mars narkoba. Pemateri dalam penyuluhan kali ini adalah Norma Wijayanti. Sebelum materi dimulai, siswa dan siswi diberikan film pendek mengenai penyalahgunaan narkoba dan pemateri mengadakan tanya jawab mengenai film pendek tersebut. Selanjutnya adalah pemberian materi penyuluhan. Materi disampaikan adalah mengenai pengenalan narkoba, jenis-jenis narkoba, fungsi narkoba, akibat penggunaan narkoba, dampak dari penggunaan narkoba, sasaran pengedar, dan bentuk penanganan untuk penyalahguna. Pemateri juga memberikan beberapa tips untuk menghindari penyalahgunaan narkoba. Setelah itu, diadakan waktu untuk sesi tanya jawab antara peserta dan pemateri. Sebelum acara ditutup, pihak guru mengajak siswa dan siswi untuk menyanyikan lagu mars narkoba sekali lagi.

Sosialisasikan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba kepada Di SMP Wahid Hasyim.

Kegiatan ini diselenggarakan selama 3 hari dan salah satu kegiatannya yaitu penyuluhan dari Badan Narkotika Nasional mengenai narkoba. Pemateri dalam penyuluhan kali ini adalah Bapak Widhi yang menjelaskan tentang narkoba dan penyalahgunaannya. Pemateri menjelaskan bahwa saat ini Indonesia merupakan negara yang darurat narkoba. Selain itu dijelaskan juga tentang pengertian dari narkoba, jenis-jenisnya, dan dasar hukum dari narkoba itu sendiri. Selanjutnya pemateri menjelaskan mengenai penyebab dan dampak yang diperoleh apabila seseorag menggunakan narkoba. Di akhir materi Bapak Widhi menyampaikan bahwa jangan sampai siswa-siswi mengambil jalan yang salah dalam kehidupannya dan terjerumus ke dalam narkoba. Pada akhir kegiatan diadakan sesi foto bersama pemateri dan OSIS SMP Wahid Hasyim Malang.

Gencarkan sosialisasi kepada peserta didik baru di kota malang.

SMP Plus Al-Kautsar Malang dengan pemateri dari BNN Kota Malang yaitu Bp. Widhi terlaksana dengan lancar. Adanya respon baik dari para peserta atau siswa yang sedang melaksanakan MOS. Para siswa SMP Plus Al-Kautsar Malang secara antusias mencatat apa yang disampaikan oleh pemateri. Kegiatan ini dilaksanakan pada saat Masa Orientasi siswa dengan tujuan agar para siswa mengetahui bagaimana pengaruh buruk atas penyalahgunaan narkoba. Narkoba banyak beredar dikalangan masyarakat, baik mulai dari anak kecil hingga orang dewasa dapat terpengaruh. Oleh karena itu penyuluhan ini agar dapat berguna bagi anak – anak SMP Plus Al- Kautsar untuk mengetahui dan tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Karena narkoba dapat merusak moral bangsa serta masa depan yang suram

SMK PU adakan Sosialisasi dampak dan bahaya penyalahgunaan narkoba kepada peserta didiknya.

Pada hari kedua, kegiatan MOS pemberian materi dari pihak BNN dimulai pada pukul 10.00, yang membahas tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba, Kota Malang yang disampaikan oleh Bapak Muhammad Imam. Pertama ditampilkan pemutaran film tentang kenakalan remaja sekarang. Kemudia baru diberikan materi tentang pengenalan apa itu narkoba dan penggolongannya. Setelah itu pihak BNN juga menjelaskan tentang beberapa jenis Narkoba dan efeknya, selain jenis-jenis Narkoba pihak BNN juga menjelaskan akibat dari penyalahgunaan narkoba dan dampak yang terjadi pada tubuh manusia jika memakai narkoba. Serta tanda-tanda umum pengguna narkoba, baik secara fisik maupun secara sikap dan prilaku.

Peserta didik baru SMK Negeri I Kota Malang, mendapatkan pembekalan bahaya penyalahgunaan narkoba.

Pemateri dalam penyuluhan kali ini adalah Bapak H.R.M. Ahjadi, SH yang memberikan informasi terkait penyalahgunaan narkoba yang banyak terjadi pada remaja saat ini. Selanjutnya pemateri juga menjelaskan tentang pengedaran narkoba yang terjadi di Kota Malang dan dasar hukum bagi penyalahguna maupun pengedar itu sendiri. Pemateri juga menyampaikan bahaya-bahaya narkoba dan dampak yang didapatkan apabila menggunakan narkoba. Kemudian diadakan sesi Tanya jawab di akhir materi. Pada akhir sesi pemateri menyampaikan saran kepada siswa-siswi bahwa mereka sebaiknya menggunakan waktu mereka untuk hal-hal yang bermanfaat dan tidak sekali-sekali mencoba narkoba

Antusiasme peserta didik baru SMK PGRI 3 Kota Malang, terhadap Sosialisasi dampak buruk penyalahgunaan narkoba.

Penyuluhan lingkungan sekolah yang bebas dari narkoba ini diselenggarakan oleh pihak sekolah ini merupakan salah satu agenda kegiatan masa orientasi sekolah dengan tujuan terbentuknya SMK PGRI 3 Kota Malang yang bebas narkoba. Hal tersebut disampaikan oleh Perwakilan sekolah, Bp. Riyanto, S.Pd., dalam sambutannya dalam acara ini. Selain itu, beliau terus memberikan motivasi kepada anak didiknya agar tetap berprestasi agar apa yang dicita-citakan dapat tercapai. Beliau berkata kegiatan seperti ini akan secara rutin dilakukan dalam mengisi agenda kegiatan MOS dan kegiatan positif lainnya. Acara diselingi dengan yel-yel penyemangat oleh semua peserta kegiatan. Rangkaian acara tersebut dilanjutkan penyuluhan oleh tim sosialisasi dari BNN Kota Malang. Senada dengan apa yang disampaikan oleh Perwakilan Sekolah, Pristiwanto Nugroho yang dalam kesempatan ini ditugaskan untuk mengisi sosialisasi tersebut menekankan bahwa untuk mewujudkan SMK PGRI 3 Kota Malang Siap Berprestasi Tanpa Narkoba Dan untuk tetap sehat dan produktif, seseorang tidak boleh coba-coba menyalahgunakan narkoba. Karena dampak dari penyalahgunaan narkoba dapat menyerang fisik, psikis maupun kehidupan sosial kita. Pemateri secara interaktif menyampaikan dampak dari penyalahgunaan narkoba. Sebagai penutup dari kegiatan ini, diadakan tanya jawab antara pihak BNN Kota Malang dengan seluruh peserta yang hadir.


Peningkatan wawasan bahaya dan dampak penyalahgunaan narkoba peserta didik baru SMP-SMA Darul Ulum Agung Malang.

Peserta didik baru Penyuluhan Penyalahgunaan Narkoba di SMP-SMA Darul Ulum Agung Kota Malang merupakan Kegiatan yang diselenggarakan pihak sekolah sebagai salah satu acara kegiatan masa orientasi sekolah dengan tujuan mewujudkan lingkungan sekolah yang bebas dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Hal tersebut disampaikan oleh Perwakilan sekolah, Bp. Agus Wanto, S.Pd. M.Si., dalam sambutannya dalam acara ini. Selain itu, beliau terus memberikan motivasi kepada anak didiknya agar tetap menjadi pribadi yang optimis agar apa yang dicita-citakan dapat tercapai. Bp. Agus Wanto juga mengatakan kegiatan ini akan dilanjutkan dengan sosialisasi kegiatan pramuka di sekolah tersebut. Sebagai pembuka acara juga diisi yel-yel penyemangat oleh semua peserta kegiatan. Rangkaian acara tersebut dilanjutkan penyuluhan oleh tim sosialisasi dari BNN Kota Malang. Senada dengan apa yang disampaikan oleh Perwakilan Sekolah, Pristiwanto Nugroho,. yang dalam kegiatan ini ditugaskan untuk mengisi sosialisasi tersebut menekankan bahwa untuk menjadi siswa berprestasi harus menjadi pribadi yang berguna bagi Nusa, Bangsa dan Agama. Dan untuk tetap sehat dan produktif, seseorang tidak boleh coba-coba menyalahgunakan narkoba. karena dampak dari penyalahgunaan narkoba dapat menyerang fisik, psikis maupun kehidupan sosial kita. Pemateri meyakinkan siswa dengan berbagai penjelasan yang detail dan menarik mengenai dampak dari penyalahgunaan narkoba. Sebagai penutup dari kegiatan ini, diadakan tanya jawab antara pihak BNN Kota Malang dengan seluruh peserta yang hadir.